#BlogArchive1 .widget-content{height:300px;width:auto;overflow:auto;}

Pages

Thursday, June 30, 2011

Nabi saw S1-nya Bukan 1 Jurusan Doang, man!

Assalamu'alaikum warah matullahi wabarakatuh.
Jumpa lagi kita \(n.n)/


Karena ini adalah liburan Isra wal Mi'raj, maka akan berbagi kisah ttg sejarah ini namun lebih khusus sejarah "Mi'raj"
Banyak yang sudah tau bagaimana kisah Isra & Mi'raj ini, namun sering ada sesuatu yang terlewat.. apa itu?
Bahwa Nabi Muhammad saw ketika Mi'raj Beliau bertemu dengan para anbiya lainnya ^_^


dimulailah dengan kisah selesainya Nabi saw shalat di Masjidil Aqsha, lalu naik ke langit bersama Jibril as.


Pada langit pertama, Nabi saw bertemu dengan Nabi Adam as.
"ADAM" dari sisi bahasa artinya "ketiadaan" atau "Tidak ada"Kita harus sadar bahwa segala urusan dunia atau urusan jasmani itu tidak kekal (yang kekal adalah urusan rohani, sehingga di balik jasmani itu ada rohani).
Disini Beliau dapat melihat 2 kelompok manusia, ketika Beliau melihat ke kelompok sebelah kanan maka wajah Baginda Nabi saw berseri-seri, namun ketika Beliau melihat ke kelompok sebelah kiri maka beliau menangis dan bersedih. Itulah gambaran tentang ahli syurga dan ahli neraka.
Lalu tidak hanya itu Nabi Adam ini adalah seorang ahli pertanian, karena hidup di bumi tidak seperti di surga, apa yang mau pasti ada, maka dari itu Nabi Adam as harus bercocok tanam dan berternak agar dapat melangsungkan kehidupan, hal ini membuat Rasulullah saw pun banyak belajar tentang pertanian kepada Adam as.

Sunday, March 13, 2011

Antara Husnudzan (Berpikir +), Sugesti, Air, Manusia, dan Doa

Pertama2 saya ucapkan terima kasih kepada:

1. Alloh swt atas segala karunia dan rahmat Dia kepada seluruh alam semesta

2. Rasulullah saw atas perjuangannya membawa dari zaman kejahiliyahan menuju zaman terang benderang cahaya Islam

3. DR. Masaru Emoto atas penelitiannya tentang "The True Power of Water"

4. Para peneliti terdahulu tentang kandungan tubuh manusia dan "Law of Attraction"

Bismillah. بسم الله الرحمن الرحيم

Sering kali kalau merasa sakit kita terlelap sakitnya. Seringkali kalau merasa masalah itu berat, kita kalah oleh masalah.

Padahal "Aku (Alloh) sesuai prasangka hamba-Ku pada-Ku dan Aku (Alloh) bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku".

Selain itu juga kita punya kekuatan doa, dimana kalau berdoa tentu saja gak mungkin yang buruk2.

he.

Disini jelas tersirat bahwa jika kita memang berprasangka baik yang dalam hal ini berarti berpikir positif, maka Alloh akan mengabulkan hal yang baik pula kepada hamba-Nya.

Dan itulah yang dituntut Alloh, selalu beroptimis dan positif.

Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup …..”(QS. Al-Anbiya’ : 30).

Dalam penelitiannya DR. Masaru Emoto, menyimpulkan bahwa Air mengikuti perkataan disekitarnya. Apa itu?

Bila kita berkata "senang" maka kristal2 air akan membentuk bentuk yang Indah dan Menakjubkan! sebaliknya,

ketika kita berkata "sedih" maka kristal2 air akan hancur atau membentuk kristal yg tidak sempurna.

Mengapa dari berpikir positif pindah ke air?

he, sadarkah bahwa tubuh manusia terdiri dari 55% sampai 78% AIR, selain itu otak (pusat segala pergerakan dan pemikiran manusia) terdiri dari 85% AIR.

Bayangkan betapa dahsyat bila yang diteliti DR. Emoto kita terapkan kepada tubuh kita.

Dengan berpikir positif, maka seluruh air yang berada dalam tubuh kita akan membentuk kristal2 indah nan menakjubkan yang memberikan energi2 dorongan positif yang kuat.

Namun, bayangkan juga bila kita berpikir negatif, berapakah energi yang hilang dari tubuh kita??!

DR. Emoto baru meneliti dari perkataan2 baik saja, kalau saja beliau menambahkan perkataan baik itu dengan pujian kepada penciptaNya.. WALLAHI itu akan lebih Indah, Insya Allah!

Dan menurut "Law of Attraction" atau hukum daya tarik, pikiran kita membentuk suatu energi yang kuat di sekitar kita yang akan menarik segala sesuatu di sekitar kita sehingga pikiran tersebut selaras dengan kehidupan kita.

Hukum daya tarik ini sendiri bersifat netral. Jika ia bersifat positif, maka ia akan membentuk suatu energi yang mendorong ke arah positif. Sebaliknya jika pikiran kita bersifat negatif, maka energi tarik tersebut akan mendorong atau menarik ke arah negatif.

Hmm.. Ternyata Alloh sudah memperhitungkan segalanya, termasuk hal ini. Rasululah saw pun mengajari kita berpikir positif. Ternyata ini toh maksudnya!

Makanya yuuk, mari berpikir positif, gunakan kekuatan DOA, dan tetap Optimis!

^_^

Everthing is Possible, Insha Alloh! --> Quote from Mr. B


EHP
240111

BINTANG

malam ini begitu sepi, tiada rasa, tiada jiwa
langitpun begitu gelap, hotam, menutupi dunia
bintang datang untuk menyinari dan mewarnainya
secercah cahaya memberi harapan bagi semua

kecil, namun memberikan keindahan, karena pancaran sinarnya
bertaburan, berkelap kelip, sahut menyahut.

Ia bukanlah matahari yang menjadi pusat penyinaran bumi disiang hari.
Bukan juga rembulan, besar mudah terlihat

bukan tidak ingin, bintang seperti rembulan.
namun ia merendahkan hatiny, tak perlu besar namun ia lah secercah harapan

selayaknya bintang harapan itu teruslah ada.
mereka terus bersina, tiada meredup sekalipun.
namun terkadang kitalah yang menghalanginy, membuatnya seolah meredup.
lihat langit jakarta!

bila kit asedikit punya keinginan utnuk terus menanjak, berada di atas, menaklukkan atap2 penghalang.
PASTI! PASTI! harapan itu akan terlihat jelas menyinari kita.
sebagaimana bintang yang bersinar dengan indahnya menyambut kita dari atas sana.

EHP
270710

Aku Belajar

Alhamddulillah,, diskusi malam ini menghasilkan ilmu dan kembali berefleksi diri, thanks om2 dan tante2 (halah)

tadi sambil jalan sambil merenung.. hmm

ketemu lah analogi aneh bin ajaib (semoga, Insya Alloh)

1. Agama itu layaknya sebuah ilmu.. *emang ilmu*

kalau belajar di komunikasi bisnis dulu, ketika org berbicara slalu ada yg namanya "noise" itu yg menghalangi jalannya informasi yang di dapat oleh si penerima.

gitu juga ilmu dan agama, padahal dosen menyampaikan A1 A2 A3 B1 B2 B3 B4 tapi murid hanya menerima A1 A2 A31 B12 B2 B3

kenapa ada yg kurang dan ada yg ditambahkan? Sering ngerasa begitu kan? Kalo gak mah ujian kita 100 semua kali ya??

bayangkan kalau Islam (agama) dari zaman Nabi Muhammad saw sampai kita sekarang ini, berapa banyak "noise" yang menghadang? dan berapa banyak budaya, pemahaman, ilmu yang kurang terserap?

2. Analogi keberagaman agama Namun tetap berpijak pada dasar

Saya analogikan dengan ilmu eksak = matematika

kita sudah tahu DASAR matematika adalah - + / dan x

jadi setiap semua hitungan pasti berawal dari sini, kalau ininya saja salah maka salah semua.

Kalau yang benar 1 + 1 = 2, kalau 1 + 1 = 3 maka salah (menurut ilmu matematika). Namun dari dasar ini timbul pelbagai rumusan2 baru.

hal ini bergantung dari tujuan si pemakai rumus dan kepentingannya.

Begitu juga dengan Agama Islam. Seperti yang kita ketahui banyak aliran2/ajaran2 yang berbeda.

namun pada intinya tetap 1, asal tidak melanggar dasar maka Insya Alloh berada pada trek yang lurus.

apa aja sih dasarnya:

a. Al-Qur'an dan Hadits

b. Rukun Islam

c. Rukun Iman (iman bukan hanya percaya loh^^)

Asal tidak melanggar dari dasar yah mungkin benar.. yang pasti kalau melanggar dari dasar SALAH!

ada yg kurang?

he, untuk sementara ini dulu.

Semoga bermanfaat ^_^

Aku Disini Ada Untukmu

Terkadang aku memang berada di depanmu.. Tapi bukan berarti untuk menghalangimu,,

Terkadang aku memang berada di belakangmu.. Tapi bukan berarti untuk menjorokimu,,

Terkadang aku memang berada di sampingmu.. Tapi bukan berarti aku tidak menuntunmu,,

Hai sobat,

aku berada di depan mu untuk melindungimu

aku berada di belakangmu untuk mendorongmu mendukungmu

aku berada di sampingmu untuk menemanimu

tetaplah bersemangat!

tugas ini hanyalah sebagian kecil dari rencana Allah untuk kita

I'll catch u when u fall

Hold u when u're down

Sharing every moment

I believe i found a miracle in you ^^ (MLTR)

Semangat sobat,,